Rabu, 26 Maret 2014

Tampil Awet Muda Dengan Facial Sperma Ala Stella Rafini

Stella Ralfini/Dailymail


Kabar24.com, LONDON— Setelah Kim Kardashian melakukan teknik vampire facial dengan menyuntikkan darahnya sendiri agar kulit wajahnya tetap cemerlang dan Simon Cowell melakukan hal serupa dengan plasenta domba, ternyata ada teknik yang lebih unik lagi untuk merawat kulit wajah, yakni dengan menggunakan sperma manusia sebagaimana yang telah dilakukan sejak lama oleh seorang nenek di Inggris.

Stella Rafini, nama perempuan mengaku telah lebih dari puluhan kali melakukan teknik tersebut, dan terbukti di usianya kini, 67 tahun, ia masih tetap terlihat awet muda. Dengan bangga, Stella bercerita dan berbagi tips mengenai hal tersebut melalui tiga videonya yang telah diunggah ke YouTube belum lama ini dan menjadi perbincangan hangat di dunia kecantikan, khususnya di Inggris.

“Saya tahu Anda berpikir ragu ketika mendengarkannya, namun hal utama yang harus Anda perhatikan adalah bahwa suami Anda sehat dan selalu makan makanan bergizi,” lanjut Stella.

Stella mengaku terapi unik yang dilakukannya tersebut ia dapatkan ketika sedang berada di India. Di negara sub-kontinental tersebut, Stella mempelajari dan mendalami salah satu metode bercinta khas India bernama Tantra. Begitu antusiasnya dengan terapi facial sperma ini, Stella bahkan mencurahkannya dengan sangat jelas dalam sebuah buku elektronik yang dapat diunduh secara gratis di situs pribadinya.

Terapi facial sperma ternyata bukan saja dilakukan oleh Stella, namun juga oleh salah satu aktris Hollywood, Heather Locklear, yang kini berusia 51 tahun. Dalam wawancaranya dengan situs TMZ, Locklear mengaku bahwa rahasia kecantikan wajahnya adalah karena rutin melakukan terapi facial sperma.

Menariknya, majalah NY Magazine pernah menulis sperma adalah anti-oksidan terbaik untuk menyamarkan kerutan dan membuat kulit wajah menjadi lebih halus. Sependapat dengan hal tersebut, seorang dermatologis kenamaan bernama Dr. Oscar Hevia, mengatakan bahwa sperma mengandung enzim protealitik yang berfungsi untuk memecah protein.

Menurutnya, jika diaplikasikan pada kulit wajah, enzim ini akan membantu mempercepat pelepasan sel-sel kulit mati serta penuntasan masalah kulit wajah lainnya.

Bahkan, sebuah perusahaan kosmetik asal Norwegia bernama Bioforskning, sebuah produk facial berbahan dasar sperma dan telah terjual cukup sukses di beberapa kota besar dunia. Apakah Anda tertarik mencobanya? (dailymail.co.uk)

LinkWithin